Pemuda Kediri yang Mengalami Gangguan Jiwa Akibat Kecanduan Game Mampu Menghafal Al-Qur'an 30 Juz

"Kisah inspiratif seorang pemuda asal Kediri yang mengalami gangguan jiwa akibat kecanduan game online dan berhasil menghafal Al-Qur'an 30 Juz."

Life | 15 May 2024, 19:06
Pemuda Kediri yang Mengalami Gangguan Jiwa Akibat Kecanduan Game Mampu Menghafal Al-Qur'an 30 Juz

Jombang, Anas terlihat begitu semangat saat diajak ngobrol tentang Al-Qur'an dan berbagai permasalahan agama lainnya. Pemuda asal Kediri ini pernah mengalami gangguan kejiwaan dampak kecanduan game online.

Anas merupakan salah satu santri dari Padepokan Tahfidhul Qur'an Ibnu Rusydi di Dusun Nglaban, Desa Bendet, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Ia mulai diantar oleh keluarganya pada 2019 lalu.

Padepokan Tahfidhul Qur'an Ibnu Rusydi merupakan instansi pendidikan agama yang menerima santri dengan kategori Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).

Anas menceritakan, awal kedatangannya ke Pesantren Ibnu Rusydi karena saat itu jarang pulang ke rumah. Dunianya terbalik, sebab terlalu asyik main game di warnet. Ketergantungan ini berpengaruh pada kejiwaannya yang tidak stabil. Bahkan bisa dikategorikan ODGJ.

Tidak hanya satu game, Anas juga kecanduan main PlayStation 3 bersama teman-temannya. Durasi mainnya pun sudah melebihi batas normal. Setelah terjebak pada game mobile legend, Anas hanya memegang handphone dan bermain game setiap hari.

Khawatir dengan masa depan Anas, orang tuanya mengirimkan Anas untuk melakukan terapi di Jombang dengan Kiai Agus Ma'arif, pengasuh Tahfidhul Qur'an Ibnu Rusydi.

Seiring berjalannya waktu, Anas mulai lebih tenang dan bisa diajak ngobrol. Setelah bertahun-tahun di Ibnu Rusydi, Anas berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur'an 30 juz. Bahkan sekarang kesibukannya yaitu membaca Al-Qur'an setiap hari, hingga tidak teringat lagi main game.

Keistimewaan Padepokan Tahfidhul Qur'an Ibnu Rusydi adalah penggunaan pendekatan persuasif dalam membina santri yang mengalami gangguan jiwa. Metode pengobatan yang digunakan yaitu menenangkan pikiran dan hati pasien dengan bacaan Al-Qur'an.

Menurut pengasuh Padepokan Tahfidhul Qur'an Ibnu Rusydi, Ustadz Agus Ma'arif, Al-Qur'an adalah syifa yang bisa mengobati jiwa. Metode hafalan Al-Qur'an digunakan untuk menjaga pikiran santri agar tidak kosong dan tetap mengingat ayat-ayat suci Allah.

Kisah Anas menjadi inspirasi bagi banyak orang yang mengalami masalah kejiwaan akibat kecanduan game. Dengan bimbingan dan pendekatan yang tepat, pemuda Kediri ini mampu bangkit dan menghafal Al-Qur'an, membuktikan bahwa ada harapan untuk sembuh dan mengubah hidup menjadi lebih baik.


Rekomendasi untuk Anda

Berita Terbaru


Zodiak Gemini Hari Ini

Percintaan

Pada bulan Mei 2024, Gemini akan mengalami perubahan yang signifikan dalam percintaan. Bagi yang sudah berpasangan, hubungan mungkin akan mengalami tantangan dan perlu komunikasi yang lebih baik. Bagi yang masih single, ada kemungkinan untuk bertemu seseorang yang menarik dan berpotensi menjadi pasangan yang serius.



Gemini Selengkapnya