Kisah Hurrem Sultan, Budak Rendahan Rusia yang Jadi Ratu Kesultanan Ottoman

"Hurrem Sultan adalah salah satu sosok wanita termasyhur dalam kisah sejarah kerajaan Ottoman."

Life | 23 January 2023, 19:28
Kisah Hurrem Sultan, Budak Rendahan Rusia yang Jadi Ratu Kesultanan Ottoman

Daun.id - Haseki Hurrem Sultan atau Anastasia Lisowska atau Aleksandra Lisowska atau Roxelana adalah istri King Suleiman yang paling cantik di antara semua istri sang sultan. Suleiman sendiri adalah Sultan kerajaan Turki Utsmaniyah atau Kerajaan Ottoman yang ke-10. Ia memerintah Kerajaan Ottoman selama 46 tahun dari tahun 1520 M hingga 1566 M.

Hurrem Sultan lahir pada tahun 1502 di kota Rohatyn, Polandia. Ketika beranjak dewasa, Hurrem Sultan ditangkap oleh bangsa Tartar Krimea (kini termasuk salah satu wilayah Rusia) dan dijadikan budak di Kaffa. Setelah itu, ia dibawa ke Konstantinopel, Turki.
Daun.id

istimewa

Di Konstantinopel, Hurrem Sultan yang memiliki wajah cantik berhasil menarik hati King Suleiman. Tak lama kemudian, King Suleiman kemudian menjadikannya istri di Kerajaan Ottoman tersebut. Sebelum menjadi istri King Suleiman, Hurrem Sultan beragama Kristen Othodoks. Ia masuk Islam atas bimbingan sang raja dan menganut agama Islam sampai akhir hayatnya.

Dari pernikahannya dengan King Suleiman, perempuan kelahiran 1506 M itu memberikan pengaruh yang cemerlang. Salah satu pengaruh terbesar dalam tradisi Ottoman. Lebih dari dua abad adalah menikahi selir kedua dan menjadikannya ratu.

Hurrem diangkat jadi penasehat raja

Karena kecermelangannya, Hurrem diangkat menjadi penasihat raja dan memengaruhi urusan kerajaan dan hubungan luar negeri. Salah satunya pengaruhnya adalah ketika sang ratu menulis surat langsung kepada Raja Polandia Sigismund II Augustus yang membuat Kekaisaran Ottoman memiliki hubungan damai dengan negara Polandia. Keduanya dipersatukan lewat Aliansi Polandia-Ottoman.

Selain pandai dalam politik dan hubungan internasional, sebagai sang ratu juga turut andil dalam perkembangan kerajaan, khususnya dalam bidang pembangunan. Sang ratu juga terlibat dalam pembangunan di Makkah hingga Yerusalem.

Mendirikan lembaga amal sosial

Hurrem Sultan memiliki yayasan amal dengan konsep dan model seperti yang ada pada masa Khalifah Harun al-Rashid dan permaisurinya, Zubaida. Program kerjanya adalah pada kegiatan amal sosial, seperti pembangunan masjid, sekolah al-Quran, air mancur, serta pembangunan rumah sakit di dekat pasar budak wanita di Konstantinopel.

Hurrem juga mendirikan bangunan pemandian umum The Haseki Hurrem Sultan Hamami yang berfungsi untuk melayani masyarakat yang berada di Hagia Sophia. Di Yerusalem dia juga mendirikan Yayasan The Haseki Sultan Imaret pada 1551 M. Sebuah dapur umum yang beroperasi guna memberi makan orang miskin dan yang membutuhkan.

(m. taufik naufal/nf)


Artikel Pilihan

JADWAL SHOLAT HARI INI

SELASA, 31 JANUARI 2023 (JAKARTA PUSAT)
IMSYAK 04:25 SUBUH 04:35 DUHA 06:17 ZUHUR 12:08
ASHAR 15:29 MAGHRIB 18:19 ISYA 19:32  

Daun Media Network