Ketika Banser dan Kokam Kompak Kawal Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir

"Keduanya sama-sama jaga NKRI"

Life | 01 February 2023, 16:26
Ketika Banser dan Kokam Kompak Kawal Ketum Muhammadiyah Haedar Nashir

Selama ini NU dan Muhammadiyah mempunyai pasukan sendiri yang dibentuk untuk melakukan pengawalan dan pengamanan kepada tokoh-tokoh Ulama dan kegiatan-kegiatan oraganisasi lainnya. Pasukan khusus ini diisi oleh para personel yang sudah terlatih sebelumnya dalam sebuah pendidikan dan latihan tertentu.  NU mempunyai Banser sementara Muhammadiyah punya Kokam.

Banser NU adalah akronim dari Barisan Ansor Serba Guna (Nahdaltul Ulama) NU. Organisasi ini merupakan lembaga semi-otonom dari Gerakan Pemuda Ansor, organisasi pemuda NU yang berdiri pada 1934, delapan tahun setelah NU didirikan.

Banser diisi oleh personel-personel yang dominan aadalah para pemuda dengan penampilan dan atribut dari topi, sepatu dan lain-lainnya mirip dengan pasukan militer. Hal itu juga lantaran pendidikan dan pelatihan yang diberikan sebelum masuk sebagai anggota Banser juga semi militer.

Melansir dari nu.or.id, Banser berdiri pada 1962, atau 32 tahun setelah pendirian GP Ansor. Tujuan pendiriannya adalah untuk memberikan pengamanan pada kegiatan-kegiatan NU.

Sedangkan Kokam adalah Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah. Pasukan ini adalah salah satu bidang program kerja organisasi Pemuda Muhammadiyah, yaitu program kerja bidang Kokam dan SAR. Kokam dibentuk pada awal tahun 1965 yang waktu itu ditujukan untuk memberi dukungan fisik terhadap perjuangan bangsa.

Kokam merupakan bentuk peran konkret bela negara dari persyarikatan Muhammadiyah dalam bersama komponen bangsa yang lainnya dalam memberi dukungan fisik terhadap berbagai bentuk ancaman bagi kedaulatan negara Republik Indonesia.

Meski berafiliasi dari organisasi yang berbeda, Banser dan Kokam juga saling bahu membahu dalam hal pengamanan. Hal ini setidaknya bisa kita saksikan saat Banser dan Kokam kompak berkolaborasi kawal Ketum PP Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir.

1. Kokam Merupakan Tempat Khusus dalam Sejarah Panjang Muhammadiyah

Ketua Umum PP Muhammadiyah yang saat ini menjabat, yakni Prof. Haedar Nashir mengatakan, bahwa kokam merupakan tempat khsusu dalam sejarah Panjang Muhammadiyah dan bangsa Indonesia dalam peralihan kebangsan tahun 1965.

Seperti dilansir dari laman resmi muhammadiyah, “Semangat perjuangan itulah yang terus hidup di jiwa KOKAM sebagai bagian penting dari Pemuda Muhammadiyah dan Muhammadiyah secara keseluruhan".

Daun.id

Kokam / Sumber: Tajdid.id

Kokam juga mempunyai seragam khusus sat bertugas yang mirip militer, dari topi, sepatu dan atribut-atribut lainnya. Seperti halanya Banser.

Kokam lahir sebagai jawaban atas keprihatinan segenap kader persyarikatan Muhammadiyah pada awal tahun 1965. Pada waktu itu tujuan KOKAM lahir adalah untuk memberi dukungan fisik terhadap perjuangan bangsa, inilah bentuk peran konkrit bela negara dari persyarikatan Muhammadiyah dalam bersama komponen bangsa yang lainnya dalam memberi dukungan fisik terhadap berbagai bentuk ancaman bagi kedaulatan negara Republik Indonesia.

2. Banser NU Turut Menjaga Keutuhan NKRI

Sebagaimana namanya, barisan serba guna, Banser menjalankan berbagai fungsi yang biasanya dijalankan oleh polisi, seperti pengaturan lalu lintas atau pengamanan sebuah acara, dan tenaga relawan dalam peristiwa-peristiwa yang membutuhkan bantuan segera seperti dalam sebuah bencana.

Mengutip catatan dalam Ensiklopedia NU, Banser berdiri pada 1962, atau 32 tahun setelah pendirian GP Ansor. Tujuan pendiriannya adalah untuk memberikan pengamanan pada kegiatan-kegiatan yang digelar oleh Partai NU.

Daun.id

Ansor/ Sumber: @gp.ansor

Namun, diyakini bahwa pendiriannya juga berkaitan dengan semakin keras dan menghangatnya persaingan politik pada waktu itu, baik di tingkat nasional dan regional maupun internasional.

3. Banser dan Kokam Kompak Kawal Ketum Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir

Meski Banser dan Kokam berafiliasi dengan organisasi yang berbeda. Pada titik tertentu, ada sebuah kesamaan, yakni sama-sama menjaga dan mengamankan tokoh-tokoh NU maupun Muhammadiyah serta kegiatan-kegiatan lainnya.

Ada sebuah kisah menarik di mana Banser dan Kokam kompak kawal Ketum Muhammadiyah yang saat ini sedang menjabat, yakni Prof. Haedar Nashir.

Kisah ini mulanya dibagikan oleh Menteri Agama H Yaqut Cholil Qoumas yang juga sebagai Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor melalui media sosialnya pada (13/9/22).

Daun.id

Banser dan Kokam Kawal Prof Haedar/ Sumber: nu.or.id

Pria yang karib disapa Gus Yaqut itu  membagikan sebuah foto yang menunjukkan kekompakan para anggota Banser dan Kokam mengawal Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir.   "Banser dan KOKAM mengawal Ketua Umum PP. Muhammadiyah (Prof. Haedar Nashir) dan Ketua Umum PP. Aisyiah (Dr. Noordjanah Djohantini) di Peresmian PKU Muhammadiyah Ranting Getassrabi, Kudus," tulisnya.

"Foto ini kiriman Sekum PP Muhammadiyah, Mas Abdul Mukti. Seneng sekali melihat foto seperti ini," imbuhnya

(abdul mufid/nf)


Rekomendasi untuk Anda

Berita Terbaru

JADWAL SHOLAT HARI INI

MINGGU, 19 MEI 2024 (JAKARTA PUSAT)
IMSYAK 04:25 SUBUH 04:35 DUHA 06:17 ZUHUR 11:51
ASHAR 15:13 MAGHRIB 17:46 ISYA 18:59  

Zodiak Taurus Hari Ini

Percintaan

Pada bulan Mei 2024, hubungan percintaan Taurus akan mengalami keharmonisan dan kedamaian. Anda dan pasangan akan saling mendukung dan memahami satu sama lain. Namun, tetaplah berkomunikasi dengan jujur dan terbuka untuk menjaga hubungan tetap harmonis.



Taurus Selengkapnya