Contoh Karya Ilmiah Remaja, Lengkap Tips Menulisnya 

"Jangan berpikir kalau menulis karya ilmiah remaja itu sulit, berikut contoh dan tips menulisnya."

Life | 21 February 2023, 17:57
Contoh Karya Ilmiah Remaja, Lengkap Tips Menulisnya 

Ketika masih SMA atau kuliah, tentu menulis karya ilmiah adalah hal yang merepotkan. Namun perlu diketahui, karya ilmiah ini adalah karya tulis yang amat penting dalam perkembangan keilmuan. Sehingga sangat perlu untuk mempelajari secara mendalam bagaimana kiat-kiat yang harus dilakukan untuk menulis karya ilmiah.

Karya ilmiah atau scientific paper merupakan laporan tertulis yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau kelompok dengan menggunakam kaidah, prosedur dan etika keilmuan yang telah ditentukan.

Daun.id

pixabay.com

Jenis-jenis karya ilmiah meliputi karangan ilmiah, laporan penelitian, makalah atau paper, artikel, dan lain-lain. Ketika sering mendapatkan tugas dari guru untuk membuat karya ilmiah waktu masih sekolah, hal tersebut merupakan sebuah kesempatan untuk melatih kemampuan menulis karya ilmiah.

Pengertian Karya Ilmiah

Karya ilmiah adalah sebuah karya tulis yang dibuat dengan menggunakan kerangka khusus yang sesuai kaidah ilmiah. Karya tersebut ditulis menggunakan daftar referensi yang dapat dipertanggungjawabkan. 

Karya ilmiah ini pada umumnya dibuat dengan tujuan untuk memecahkan suatu masalah dengan menggunakan landasan teori dan metode-metode ilmiah tertentu yang berisikan data, fakta, dan solusi dari suatu masalah yang diangkat.

Unsur-unsur Karya Tulis Ilmiah

Terdapat beberapa unsur yang harus terpenuhi ketika menulis karya ilmiah. Unsur-unsur tersebut wajib diadakan agar karya ilmiah memiliki nilai, mudah dipahami dan dapat dipertanggungjawabkan. Berikut ini adalah unsur-unsur karya tulis ilmiah:

- Logis, yaitu keterangan baik itu pendapat, bukti dan data yang di sajikan mampu di terima oleh akal sehat.

- Sistematis, yaitu data yang di sajikan disusun runtut sesuai kaidah penulisan karya tulis ilmiah.

- Objektif, yaitu penyajiannya sesuai dengan situasi objek yang sebenarnya.

- Tuntas, yaitu persoalan yang diangkat dikupas secara detil dan lengkap.

- Kebenaranya mampu diuji.

- Memakai bahasa yang baku cocok EYD.

Sistematika Menulis Karya Ilmiah

Berikut ini adalah sistematika penulisan karya ilmiah yang dapat kamu ikuti.

A. BAGIAN PEMBUKA

1. Halaman Sampul/cover

2. Halaman Judul

3. Halaman Pengesahan

4. Abstraksi

5. Kata Pengantar

6. Daftar Isi

7. Daftar Tabel, Gambar, Grafik, dll.

B. BAGIAN ISI

     BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

1.2 Rumusan masalah

1.3 Tujuan Penelitian

1.4 fungsi Penelitian

1.5 Batasan masalah

1.6 Definisi Istilah (Boleh ada dan boleh tidak)

1.7 Hipotesis

     BAB II KAJIAN TEORETIS DAN METODOLOGI PENULISAN

2.1 Kajian Teoretis

2.2 Kerangka Pemikiran

2.3 Metodologi Penulisan

     BAB III METODE PENELITIAN

3.1 Jenis Penelitian

3.2 Lokasi dan Waktu Penelitian

3.3 Populasi dan Sampel Penelitian

3.4 Metode Pengumpulan Data

3.5 Teknik Analisis Data

3.6 Desain Penelitian

     BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil penelitian

4.2 Pembahasan

     BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan

5.2 Saran

Contoh Karya Ilmiah Remaja

Berikut ini contoh karya tulis ilmiah remaja sederhana dan mudah untuk kamu jadikan contoh. Karya tulis ilmiah menggunakan referensi (sciencemag.org)

Judul: Pencemaran Dalam Lingkungan Hidup

BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

Lingkungan merupakan kesatuan antara abiotik dan biotik. Abiotik adalah kumpulan-kumpulan benda mati. Biotik adalah kumpulan benda hidup. Di dalam komponen abiotik ada suhu, udara, tanah, air, cahaya matahari,  dan lain sebagainya. Komponen biotik mencakup pengurai, konsumen, dan produsen. Kedua komponen ini sangat erat berkaitan.

Menurut Kamus Ekologi, lingkungan hidup disebut juga environment. Environment ialah kesatuan antara makhluk hidup (biotik) dan non-hidup (abiotik) di bumi. Sedangkan, menurut Undang-Undang No. 32 Tahun 2009, lingkungan hidup adalah kesatuan ruang seluruh benda. Baik makhluk hidup termasuk manusia, keadaan hingga perilaku manusia.


Lingkungan hidup adalah gabungan antara semua makhluk hidup dan faktor serta komponen sekelilingnya. Makhluk hidup yang ada di bumi merupakan salah satu faktor keberhasilan lingkungan hidup. Makhluk hidup yang dikhususkan yaitu manusia.

Tingkah laku manusia pada masa kini sudah melebihi batas wajar. Salah satunya yaitu membuang sampah sembarangan. Banyak tempat yang seharusnya bersih dari sampah justru tertimbun sampah. Tempat yang seharusnya rindang dan asri, berubah menjadi tempat yang panas dan gersang.

2. Rumusan Masalah

a. Apa saja jenis pencemaran bagaimana penjelasannya?

3. Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui jenis pencemaran lingkungan hidup.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Jenis Pencemaran

1. Pencemaran Udara

Pencemaran udara dapat disebabkan oleh ulah manusia dan oleh kejadian alam. Misalnya gunung meletus. Hasil dari letusan gunung berapi membawa partikel-partikel logam yang berbahaya. Namun, penyebab utama pencemaran udara di Indonesia terjadi akibat polusi kendaraan bermotor roda dua, tiga maupun empat. Hal ini adalah aktivitas sehari-hari manusia.

Pencemaran udara disebabkan beberapa hal berikut, yaitu:

a. Asap Rokok

Kandungan-kandungan berbahaya ada di dalam rokok seperti tar dan nikotin. Maka asap yang ditimbulkan berbahaya pula.

b. Ozon (O3)

Sudah menjadi rahasia publik bila lapisan ozon mulai menipis. Polutan ozon merupakan polutan yang paling berbahaya. Penangannya pun sangat sulit karena tak dapat dideteksi. Perlu untuk diketahui, polutan ozon menyebabkan kerusakan paru-paru.

c. Karbonmonoksida (CO)

Gas CO dapat menimbulkan kematian jika seseorang menghirupnya dalam waktu yang lama. Contoh dari polutan gas CO yaitu ketika tidur di dalam mobil menggunakan AC. Gas-gas CO yang dihasilkan kendaraan bermotor di luar dapat masuk ke dalam. Gas itulah yang mematikan.

2. Pencemaran Air

Air yang bersih yaitu air yang tidak berbau dan tidak berwarna. Sehingga bila ditemui air yang berbau, berwarna dan terdapat biota yang mati di dalamnya, air itu terindikasi telah tercemar. Pencemaran pada air dapat disebabkan oleh hal-hal berikut:

a. Limbah pabrik, nuklir dan industri

Limbah pabrik, nuklir dan industri mengandung zat-zat kimia berbahaya. Salah satu zat itu ialah radioaktif. Pembuangan limbah secara sembarangan ke sungai sangat membahayakan. Karena zat berbahaya akan tercampur dengan air sungai dan mengancam keberadaan biota sungai dan lingkungan sekitar.

b. Pestisida

Penggunaan pestisida dan pupuk kimia yang berlebih  menyebabkan pencemaran air. Limbah pertanian yang di dalamnya terdapat pestisida berlebih dan pupuk kimia akan mengalir. Kemudian hal tersebut menimbulkan pencemaran pada air.

c. Sampah

Sampah menjadi masalah utama di zaman sekarang. Kesadaran manusia akan lingkungan nampaknya sudah sangat rendah. Sampah-sampah rumah tangga dibuang di sembarang tempat hingga menjadi bahan pencemar yang berbahaya.

3. Pencemaran Tanah

Suatu tanah dikatakan sudah tercemar ketika tanah itu tak dapat lagi digunakan untuk kebutuhan manusia. Kebutuhan yang dimaksud seperti bercocok tanam. Selain itu, tanah yang gersang juga suatu ciri tanah sudah tercemar. Penyebab pencemaran tanah, yaitu:

a. Senyawa asam

b. Pestisida berlebih

c. Pupuk kimia

d. Limbah industri, pabrik dan nuklir

e. Limbah rumah tangga misalnya deterjen.

BAB III
PENUTUP

Kesimpulan

Pencemaran dibagi menjadi tiga yaitu pencemaran air, tanah dan udara. Setiap pencemaran memiliki ciri tertentu. Setiap pencemaran juga memiliki penyebab tertentu. Penyebab pencemaran satu dan lainnya tidak jauh beda. Contohnya penggunaan pestisida berlebih. Untuk itu, manusia sebagai makhluk berakal di bumi wajib mengurangi penggunaan bahan-bahan penyebab pencemaran dan menjaga lingkungan.

(m. taufik naufal/nf)


Artikel Pilihan

JADWAL SHOLAT HARI INI

SELASA, 5 DESEMBER 2023 (JAKARTA PUSAT)
IMSYAK 03:56 SUBUH 04:06 DUHA 05:51 ZUHUR 11:45
ASHAR 15:11 MAGHRIB 17:59 ISYA 19:14  

Daun Media Network