Doa Sholat Hajat, Niat dan Tata Caranya yang Benar

"Berikut ini adalah doa sholat hajat, niat dan tata caranya yang benar."

Life | 09 July 2022, 18:19
Doa Sholat Hajat, Niat dan Tata Caranya yang Benar

Sholat hajat merupakan suatu ibadah sholat yang dilakukan ketika seseorang memiliki suatu keinginan atau hajat. Sholat ini adalah bentuk ikhtiar agar doa dapat dikabulkan oleh Allah SWT. 

Seseorang yang menunaikan sholat hajat memiliki harapan bahwa keinginannya ataupun hajat dapat dikabulkan oleh Allah SWT. Keinginan ataupun hajat yang diminta sesuai dengan syariat-syariat Islam dan dipandang baik. 

Tata Cara Sholat Hajat

Berikut ini tata cara sholat hajat yang bisa dilakukan:

1. Niat Sholat Hajat
Niat pada sholat hajat juga diucapkan dalam hati seperti pada umumnya. Karena yang terpenting ialah niat hanya semata karena Allah dengan hati yang ikhlas dan juga mengharap ridha-Nya. Dan berikut lafadzh niat shalat hajat:

أُصَلِّى سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

“Ushalli sunnatal-haajati rak’ataini lillahi ta’ala.”

Yang artinya: “Aku niat sholat sunnah hajat dua rakaat karena Allah ﷻ”.

2. Membaca Doa Iftitah dan Al-Fatihah

Setelah itu kamu dapat membaca do’a iftitah setelah takbiratul ikhram. Setelah membaca do’a iftitah dilanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah.

3. Membaca Surat Pendek

Saat membaca surat pendek, sebaiknya kamu membaca surat yang biasa dibaca saat melakukan sholat. Dalam Sholat hajat kamu dianjurkan membaca surah Al-Ikhlas pada rakaat pertama ataupun Surat Al-Karifuun sebanyak 3 kali. Sedangkan untuk rakaat kedua bisa membaca Ayat Kursi.

4. Ruku dengan Tuma’ninah

5. Iktidal dengan Tuma’ninah

6. Sujud dengan Bacaan Tuma’ninah

7. Duduk di Antara Dua Sujud dengan Tuma’ninah

8. Sujud Kedua dengan Tuma’ninah

9. Melakukan Rakaat Kedua
Dalam melakukan rakaat kedua tata cara sholat hajat yang dilakukan sama dengan rakaat pertama. Namun pada rakaat kedua suratan pendek yang sebaiknya dibaca ialah Ayat Kursi. Meskipun bisa membaca surat lainnya.

10. Salam
Setelah rakaat kedua selesai, bisa mengakhirinya dengan salam.

11. Melanjutkan Shalat
Kamu bisa melanjutkan sholat antara 2 hingga 12 rakaat dengan salam di setiap 2 rakaat. 

Setelah melaksanakan sholat hajat juga dianjurkan membaca doa-doa pada sholat hajat. Lebih baik lagi, bila melakukan sujud dengan maksud tadzallul setelah salam. Hal ini dimaksudkan merendahkan diri pada Allah Ta’ala.

Dan saat sujud ini dilakukan bisa membaca:

اَللّهُمَّ صَلِ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً الرِّضَا وَأرْضَ عَن ْأصْحَابِهِ رٍضَاءً الرِّضَا  

“Allahumma shalli ala sayyidina Muhammadin sholatar ridhaa wardha an ash-habihi radha’ar ridha.” 

Yang artinya, “Ya Allah, berilah karunia kesejahteraan atas junjungan kami Muhammad, kesejahteraan yang diridhai, dan ridhailah daripada sahabat-sahabat sekalian dengan ridha.” 

Terakhir, membaca doa keselamatan dunia dan akhirat, Rabbanaa aatinaa fidunyaa hasanah wa fil’akhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban nar.


Doa Sholat Hajat
Adapun tata cara doa selepas sholat hajat, yakni:

1. Bertawassul dengan membaca surat Al-Fatihah kepada Rasulullah beserta keluarganya, para sahabat, ulama, guru, orang tua dan semua umat muslim.

2. Setelah membaca Al-Fatihah dilanjutkan membaca surat Al-Falaq, An-Naas serta Ayat Kursi di mana masing-masing sebanyak 3 kali.

3. Dilanjutkan dengan membaca doa sholat hajat.

لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الحَلِيمُ الكَرِيْمُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ العَلِيُّ العَظِيْمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبِّ العَرْشِ العَظِيْمِ والحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ أَسْئَلُكَ مُوجِباتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمِ مَغْفِرَتِكَ وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ وَالسَّلامَةَ مِنْ كُلِّ إثْمٍ الَّلهُمَّ لا تَدَعْ لي ذَنْبَاً إلّا غَفَرْتَهُ  وَلا هَمَّاً إلّا فَرّجْتَهُ ولا حَاجَةً هِيَ لَكَ رِضاًإلّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمينَ

“Laa ilaha illallahul halimul karimu subhanallahi Rabbil arsyil azhim. Alhamdulillahi Rabbil alamin. As aluka mujibati rahmatika wa azaaima maghfiratika wal ishmata min kulli dzanbin wal ghanimata min kulli birrin wassalamata min kulli itsmin laa tada’liy dzanban illa ghafartahu wa laa hamman illa farrajtahu wa laa haajatan hiya laka ridhan illa qadhaitaha yaa arhama ar-rahimin.”

Yang artinya, “Tidak ada Tuhan melainkan Allah Yang Mahapenyantun dan Pemurah. Mahasuci Allah, Tuhan Pemelihara arsy Yang Agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Kepada-Mu lah aku memohon sesuatu yang menyebabkan rahmat-Mu, dan memantapkan hati untuk memperoleh ampunan-Mu, serta memperoleh penjagaan dari segala dosa.

Dan aku memohon pula untuk memperoleh keuntungan dari segala kebaikan dan selamat dari segala dosa. Janganlah Engkau biarkan dosa (yang ada pada diriku) melainkan Engkau mengampuninya dan tiada sesuatu kesusahan melainkan Engkau berikan jalan keluar, dan tiada sesuatu hajat yang Engkau ridhai melainkan Engkau kabulkan, Wahai Tuhan Yang Mahapengasih dan Mahapenyayang.”

4. Setelah membaca doa di atas, kamu juga sampaikan segala keinginan dan hajat kamu dengan bahasa masing-masing. Karena doa yang baik ialah doa yang dapat dimengerti maknanya. 

(m. taufik naufal/nf)


Rekomendasi untuk Anda

Berita Terbaru

JADWAL SHOLAT HARI INI

SABTU, 15 JUNI 2024 (JAKARTA PUSAT)
IMSYAK 04:29 SUBUH 04:39 DUHA 06:22 ZUHUR 11:55
ASHAR 15:17 MAGHRIB 17:48 ISYA 19:03  

Zodiak Gemini Hari Ini

Percintaan

Dalam hal percintaan, bulan Juni 2024 akan menjadi periode yang menarik bagi kamu sebagai seorang Gemini. Kamu mungkin akan bertemu seseorang yang menarik dan menarik perhatianmu. Namun, penting untuk tetap berhati-hati dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan terkait hubungan asmara.



Gemini Selengkapnya