Imam Junaid al-Baghdadi Mendapati Gurunya Mengemis di Pasar, Ini Kisah di Baliknya

"Seorang yang alim dan berilmu tinggi, pada setiap masalah yang dihadapi pasti mereka menemukan hikmanya."

Life | 29 January 2023, 07:06
Imam Junaid al-Baghdadi Mendapati Gurunya Mengemis di Pasar, Ini Kisah di Baliknya

Al-Junaid al-Baghdadi atau Al-Junaid bin Muhammad bin al-Junaid Abu Qasim al-Qawariri al-Khazzaz al-Nahawandî al-Baghdadi al-Syafi’i adalah salah satu ulama besar yang tercatat dalam sejarah Islam. Al-Junaid al-Baghdadi lahir di Nihawand, Persia, namun ia dan keluarganya bermukim di kota Baghdad. Ia belajar hukum Islam mazhab Imam Syafi’i kepada Abu Tsur al-Kalbi (murid langsung dari Imam Asy-Syafi’i) yang pada akhirnya al-Junaid al-Bagdadi menjadi qadi kepala di kota Baghdad.

Al-Junaid al-Bagdadi dikenal senang sekali mempelajari ilmu tasawuf, ia belajar dari Syekh as-Sari as-Saqati, yang merupakan seorang wali sufi terkemuka. Kecintaannya terhadap tasawuf sangatlah tinggi, hal itu diungkapkannya dengan mengatakan, "apabila saya mengetahui suatu ilmu yang lebih besar dari tasawuf, tentulah saya telah pergi mencarinya, sekalipun harus merangkak.”

Imam Junaid al-Baghdadi Mendapati Gurunya Mengemis di Pasar

Daun.id

istimewa

Dalam sebuah riwayat dikisahkan, ada seorang wali besar yang juga salah satu guru Syekh Junaid al-Baghdadi, ia adalah Syaikh Imam Abu Ishaq Annuri. Pasa satu waktu, murid Imam Junaid al-Baghdadi menemui Syekh Imam Abu Ishaq sedang meminta-minta atau mengemis di pasar. Melihat hal itu, spontan murid Imam Junaid al-Bagdadi merasa malu. Mereka dengan cepat langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Syekh Junaid al-Baghdadi.

"Wahai Imam Junaid, kami merasa malu sebab melihat guru engkau, Syaikh Imam Abu Ishaq Annuri sedang mengemis di pasar," kata murid Syaikh Junaid Al-Baghdadi.

Mendapat berita itu dari muridnya, Syekh Junaid al-Baghdadi tidak terkejut. Sebab ia berkeyakinan bahwa yang dilakukan oleh Syekh Imam Abu Ishaq Annuri adalah sebuah upaya agar orang-orang yang bersedekah kepadanya bisa mendapatkan pertolongan dari Allah SWT, sehingga mereka bisa selamat di dunia dan akhirat karena terhindar dari sifat kikir serta bakhil.

"Sekarang saya mau bersedekah kepada Imam Annuri, lihatlah oleh kalian apa yang akan terjadi," jawab Imam Junaid.

Bersedekah dengan Emas 100 Dinar + 1 Genggam

Daun.id

pexels.com

Kemudian Imam Junaid menimbang emas sebanyak 100 dinar dan melebihinya 1 genggaman. Setelah itu Imam Junaid menyuruh muridnya untuk pergi menemui Imam Abu Ishaq Annuri dan memberikan timbangan emas tersebut.

"Wahai Syekh, kami mau bersedekah, silahkan ambil ini," ucap murid Syekh Junaid sambil memberikan emas dari Syekh Junaid Al-Baghdadi.

Sedekah tersebut langsung diterima oleh Imam Annuri. Namun beberapa saat kemudian Imam Annuri menyuruh mereka agar mencari timbangan untuk menimbang sedekah yang diberikan.

Setelah Imam Annuri mengetahui jumlah emas itu 100 dinar lebih 1 genggam, Imam Annuri kemudian hanya mengambil segenggam saja dan mengembalikan sisanya yang berjumlah 100 dinar. Santri Imam Junaid pun pulang dan melaporkan kejadian tersebut serta mengembalikan emas 100 dinar.

Sambil menangis Syaikh Junaid berkata kepada para santrinya; itulah Ahli Hikmah, hanya mengambil hak Allah dan mengembalikan hak manusia.

(m. taufik naufal/nf)


Rekomendasi untuk Anda

Berita Terbaru


Zodiak Gemini Hari Ini

Percintaan

Pada bulan Mei 2024, hubungan percintaan kamu akan mengalami beberapa tantangan. Komunikasi yang baik dan saling pengertian akan menjadi kunci untuk menjaga hubunganmu tetap harmonis. Jangan ragu untuk mengungkapkan perasaanmu kepada pasanganmu.



Gemini Selengkapnya