7 Cara Mengatasi Dehidrasi, Ketahui Bahayanya Bagi Kesehatan

"Dehidrasi jangan disepelekan"

Life | 06 June 2023, 11:55
7 Cara Mengatasi Dehidrasi, Ketahui Bahayanya Bagi Kesehatan

Dehidrasi terjadi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang masuk. Kondisi ini bisa terjadi akibat berbagai faktor, seperti terlalu banyak berkeringat, diare, muntah, konsumsi air yang tidak cukup, atau paparan panas yang berlebihan. Jika Anda mengalami dehidrasi, berikut adalah beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya:

1. Minum lebih banyak air:
Minumlah air dalam jumlah yang cukup untuk menggantikan cairan yang hilang. Air putih adalah pilihan terbaik, tetapi Anda juga bisa minum jus buah alami, minuman elektrolit, atau kaldu lezat untuk membantu menggantikan elektrolit yang hilang.

2. Hindari minuman berkafein atau beralkohol:
Minuman seperti kopi, teh hitam, minuman berenergi, dan alkohol dapat memperburuk dehidrasi karena sifat diuretiknya, yang dapat meningkatkan produksi urine.

3. Konsumsi makanan yang mengandung air:Daun.id

Konsumsi buah untuk mengatasi dehidrasi/pixabay


Buah-buahan dan sayuran yang tinggi air, seperti semangka, jeruk, mentimun, dan selada, dapat membantu menyediakan cairan tambahan dalam tubuh.

4. Hindari aktivitas fisik berat:
Jika Anda sedang mengalami dehidrasi, hindari olahraga atau aktivitas fisik yang berat yang dapat meningkatkan kehilangan cairan tubuh.

5. Gunakan pakaian yang sesuai:
Jika Anda berada di tempat yang panas, kenakan pakaian yang ringan, longgar, dan berbahan breathable agar tubuh dapat bernapas dan mencegah terjadinya kelebihan keringat.

6. Hindari paparan panas berlebihan:
Jika Anda berada di lingkungan yang panas, hindari terlalu lama berada di bawah sinar matahari langsung dan carilah tempat teduh. Menggunakan payung atau topi juga bisa membantu melindungi tubuh dari panas yang berlebihan.

7. Perhatikan gejala dehidrasi:
Jika Anda mengalami gejala dehidrasi, seperti mulut kering, haus berlebih, urine berwarna gelap, pusing, lemas, atau detak jantung yang cepat, segera cari bantuan medis.

Jika kondisi dehidrasi berat atau berlanjut, disarankan untuk segera mencari perhatian medis. Dalam beberapa kasus, mungkin perlu dilakukan terapi cairan intravena untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang dengan cepat.

Beberapa dampak negatif yang dapat timbul akibat dehidrasi:


1. Penurunan fungsi fisik dan mental:
Ketika tubuh kekurangan cairan, kinerja fisik dan mental dapat terpengaruh secara signifikan. Anda mungkin merasa lemas, kehilangan energi, sulit berkonsentrasi, dan mengalami penurunan kemampuan mental dan fisik secara keseluruhan.

2. Gangguan fungsi ginjal:
Air membantu menghilangkan limbah dan racun dari tubuh melalui proses filtrasi oleh ginjal. Ketika dehidrasi terjadi, volume darah menurun, sehingga menyebabkan beban kerja yang berat pada ginjal. Jika dehidrasi berlanjut, ini dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan bahkan gagal ginjal.

3. Gangguan pencernaan:
Dehidrasi dapat menyebabkan masalah pencernaan, seperti sembelit atau gangguan pencernaan lainnya. Kurangnya cairan dalam tubuh dapat membuat tinja menjadi keras dan sulit untuk dikeluarkan.

4. Gangguan suhu tubuh:
Air dalam tubuh berperan penting dalam menjaga suhu tubuh yang seimbang. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, sulit bagi tubuh untuk mempertahankan suhu yang tepat. Ini dapat menyebabkan peningkatan risiko terkena panas stroke atau kelelahan panas saat terpapar suhu lingkungan yang tinggi.

5. Gangguan kardiovaskular:
Kurangnya cairan dalam tubuh dapat mempengaruhi sirkulasi darah. Dehidrasi yang parah dapat menyebabkan peningkatan detak jantung, penurunan tekanan darah, dan bahkan menyebabkan masalah jantung yang serius.

6. Gangguan kulit:
Kurangnya cairan dalam tubuh dapat membuat kulit kering, pecah-pecah, dan kurang elastis. Kulit yang dehidrasi juga lebih rentan terhadap infeksi dan masalah dermatologis lainnya.

7. Risiko cedera:
Ketika tubuh dehidrasi, otot dan sendi mungkin tidak mendapatkan kecukupan cairan yang diperlukan untuk melumasi dan melindunginya. Hal ini dapat meningkatkan risiko cedera, seperti kram otot, kerusakan tendon, atau retak tulang.

Penting untuk diingat bahwa efek dehidrasi dapat bervariasi tergantung pada tingkat keparahannya. Dehidrasi ringan biasanya dapat diatasi dengan minum cukup air, sementara dehidrasi berat atau berkelanjutan memerlukan perawatan medis segera. Penting bagi kita untuk selalu menjaga asupan cairan yang cukup dan mengatasi dehidrasi dengan cepat untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

(fahrul hikami/n)


Artikel Pilihan

JADWAL SHOLAT HARI INI

SABTU, 23 SEPTEMBER 2023 (JAKARTA PUSAT)
IMSYAK 04:17 SUBUH 04:27 DUHA 06:04 ZUHUR 11:48
ASHAR 14:58 MAGHRIB 17:51 ISYA 19:00  

Daun Media Network