Penyakit yang Disebabkan Hipertensi, Kenali Cara Pencegahannya

Life | 08 June 2023, 09:15

"Mencegah lebih baik"

Penyakit yang Disebabkan Hipertensi, Kenali Cara Pencegahannya

Hipertensi, yang juga dikenal sebagai tekanan darah tinggi, adalah kondisi medis di mana tekanan darah dalam arteri meningkat secara persisten. Tekanan darah diukur dalam dua angka: tekanan sistolik (angka pertama) dan tekanan diastolik (angka kedua). Tekanan sistolik adalah tekanan saat jantung berkontraksi dan memompa darah, sedangkan tekanan diastolik adalah tekanan saat jantung beristirahat di antara detak jantung.

Normalnya, tekanan darah dalam keadaan istirahat adalah kurang dari 120/80 mmHg. Jika tekanan darah terus-menerus melebihi angka ini, maka seseorang dapat didiagnosis dengan hipertensi. Diagnosis hipertensi biasanya ditegakkan jika tekanan darah lebih besar atau sama dengan 130/80 mmHg dalam dua pengukuran yang berbeda pada dua kunjungan medis terpisah.

Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, merupakan kondisi serius yang dapat membahayakan kesehatan Anda. Berikut adalah beberapa bahaya yang terkait dengan hipertensi:

1. Penyakit Jantung:

Hipertensi dapat merusak pembuluh darah dan memperburuk kondisi jantung. Hal ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner, serangan jantung, gagal jantung, dan penyakit arteri koroner.

2. Stroke:
Tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah di otak, meningkatkan risiko terjadinya stroke. Stroke dapat menyebabkan kerusakan permanen pada otak dan mempengaruhi kemampuan berbicara, bergerak, atau berpikir.

3. Penyakit Ginjal:
Hipertensi kronis dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah di ginjal. Ini dapat mengganggu fungsi ginjal dan menyebabkan gagal ginjal.

4. Penyakit Mata:
Tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah di mata, menyebabkan retinopati hipertensif. Retinopati hipertensif dapat menyebabkan penglihatan kabur, pendarahan di retina, dan dalam kasus yang parah, kebutaan.

5. Aneurisma:
Hipertensi dapat melemahkan dinding pembuluh darah, yang meningkatkan risiko terbentuknya aneurisma. Aneurisma adalah tonjolan yang berbahaya pada pembuluh darah yang dapat pecah dan menyebabkan pendarahan dalam tubuh.

6. Penyakit Arteri Perifer:
Tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah di anggota tubuh lainnya, seperti kaki atau tangan. Hal ini dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai penyakit arteri perifer, yang dapat menyebabkan nyeri, kesemutan, atau bahkan amputasi.

7. Masalah Kesehatan lainnya:
Hipertensi juga dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan lainnya, termasuk diabetes tipe 2, gangguan tidur, osteoporosis, dan gangguan kehamilan seperti preeklampsia.

Penting untuk diingat bahwa hipertensi seringkali tidak menunjukkan gejala yang jelas, sehingga sering disebut sebagai "pembunuh diam". Oleh karena itu, penting untuk memantau tekanan darah secara teratur dan mengadopsi gaya hidup sehat untuk mencegah dan mengelola hipertensi. Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, konsultasikan dengan dokter Anda untuk pengobatan dan perawatan yang sesuai.

Beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mencegah hipertensi:


1. Makanlah makanan sehat:Daun.id

Makanan sehat/pixabay


Pilihlah diet yang kaya akan buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, ikan, dan makanan rendah lemak. Hindari makanan yang tinggi garam, lemak jenuh, dan kolesterol. Batasi konsumsi makanan olahan dan makanan cepat saji.

2. Kurangi asupan garam:
Garam dapat meningkatkan tekanan darah. Batasi konsumsi garam Anda dengan menghindari makanan yang mengandung banyak garam, seperti camilan asin, makanan kaleng, makanan olahan, dan makanan cepat saji. Baca label makanan untuk memeriksa kandungan garamnya.

3. Batasi konsumsi alkohol:
Minum alkohol secara berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah. Jika Anda minum alkohol, lakukan dengan secukupnya. Untuk pria, batasi konsumsi alkohol maksimal dua minuman per hari, dan untuk wanita, batasi maksimal satu minuman per hari.

4. Hentikan merokok:
Merokok dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko hipertensi. Jika Anda merokok, carilah bantuan untuk berhenti merokok. Berbicaralah dengan dokter atau bergabung dengan program berhenti merokok.

5. Lakukan aktivitas fisik secara teratur:
Lakukan aktivitas fisik aerobik seperti berjalan kaki, berlari, berenang, atau bersepeda setidaknya 150 menit per minggu. Aktivitas fisik dapat membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.

6. Kelola stres:
Stres kronis dapat memengaruhi tekanan darah. Cari cara-cara yang efektif untuk mengelola stres, seperti meditasi, yoga, relaksasi otot, atau hobi yang menyenangkan. Juga, pastikan Anda memiliki waktu yang cukup untuk istirahat dan tidur yang berkualitas.

7. Pertahankan berat badan yang sehat:
Jika Anda overweight atau obesitas, penurunan berat badan sekitar 5-10% dapat membantu menurunkan tekanan darah. Menerapkan pola makan sehat dan rutin berolahraga dapat membantu mencapai tujuan ini.

8. Periksa tekanan darah secara teratur:
Lakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin. Ini dapat membantu mendeteksi hipertensi secara dini dan memungkinkan Anda untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.

Selain langkah-langkah di atas, penting juga untuk berkonsultasi dengan dokter Anda untuk memperoleh nasihat khusus dan rekomendasi yang sesuai dengan kondisi kesehatan

(fahrul hikami/n)


Rekomendasi untuk Anda

Berita Terbaru


Zodiak Leo Hari Ini

Percintaan

Dalam hal percintaan, bulan Juli 2024 akan menjadi waktu yang menyenangkan bagi zodiak Leo. Jika Anda sudah memiliki pasangan, hubungan Anda akan semakin erat dan harmonis. Jika Anda masih single, ada kemungkinan besar Anda akan bertemu dengan seseorang yang menarik dan potensial untuk menjadi pasangan hidup Anda.



Leo Selengkapnya