Waktu Puasa Bulan Muharram dan Tata Cara Melaksanakannya

"Puasa Muharram lebih utama dari bulan Sya'ban"

Life | 22 July 2023, 20:37
Waktu Puasa Bulan Muharram dan Tata Cara Melaksanakannya

Puasa Muharram adalah puasa yang dilakukan umat Islam di bulan Muharram, yakni bulan pertama dalam kalender Hijriah. Puasa di bulan Muharram hukumnya sunnah. Dalam beberapa riwayat, puasa Muharram lebih utama dari puasa bulan Sya’ban.

Nabi Muhammad SAW bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ، قَالَ : قالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: 
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ، وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعدَ الفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ. (رواه مسلم

Artinya, “Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, ia berkata: ‘Rasulullah saw bersabda: ‘Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah, Muharram, dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam.” (HR Muslim).

Waktu Puasa di Bulan Muharram


Sebenarnya tidak ada patokan khusus berapa hari puasa di bulan Muharram. Artinya, puasa dapat dilakukan sehari, dua hari, atau tiga hari. Bahkan puasa Muharram bisa dilakukan sepanjang bulan Muharram.

Namun setidaknya ada hari-hari utama untuk berpuasa di bulan Muharram dalam Islam sebagai berikut.

- Puasa Tasua pada 9 Muharram atau hari ke-9 di bulan Muharram.
- Puasa Asyura pada 10 Muharram atau hari ke-10 di bulan Muharram.
- Puasa Ayyamul Bidh pada 13-15 Muharram atau hari ke-13 sampai hari ke-15 di bulan Muharram.

Tata Cara Puasa Muharram 


Pertama niat di hati. Atau dengan cara yang lebih baik sebagaimana berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ الْمُحَرَّمِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shaumal Muharrami lilâhi ta’âlâ.

Artinya, “Saya niat puasa Muharram karena Allah ta’âlâ.”

Niat puasa Tasu’a secara lengkap:

نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُوعَاءَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma Tâsû’â-a lilâhi ta’âlâ.

Artinya, “Saya niat puasa Tasu’a karena Allah ta’âlâ.”

Niat puasa Asyura secara lengkap:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma Âsyûrâ-a lilâhi ta’âlâ.

Artinya, “Saya niat puasa Asyura karena Allah ta’âlâ.”

Kedua, makan sahur.  
Ketiga, melaksanakan puasa dengan menahan diri dari segala hal yang membatalkan, seperti makan, minum dan semisalnya.
Keempat, lebih menjaga diri dari hal-hal yang membatalkan pahala puasa seperti berkata kotor, menggunjing orang, dan segala perbuatan dosa.  
Kelima, segera berbuka puasa saat tiba waktu maghrib.  

(fahrul hikami/n)


Rekomendasi untuk Anda

Berita Terbaru


Zodiak Gemini Hari Ini

Percintaan

Dalam hal percintaan, bulan Juni 2024 akan menjadi periode yang menarik bagi kamu sebagai seorang Gemini. Kamu mungkin akan bertemu seseorang yang menarik dan menarik perhatianmu. Namun, penting untuk tetap berhati-hati dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan terkait hubungan asmara.



Gemini Selengkapnya